All for Joomla All for Webmasters

LPM UNIMED Bina Masyarakat UMKM Di Kabupaten Simalungun

Simalungun (12/8) – Semangat membangun negeri terutama dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 diaplikasikan LPM Unimed dengan melakukan “kerja nyata” dalam bentuk pembinaan UMKM bekerjasama dengan pemerintahan Nagori Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun. Acara yang dibingkai dengan pelatihan, pendampingan, dan penyerahan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) Laptop dan Modem Mifi bagi pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Simalungun.

Kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Nagori Sahkuda Bayu dihadiri oleh para Pelaku UMKM yang aktif melakukan usaha disekitaran nagori Sahkuda Bayu. Turut hadir dalam acara tersebut Seketaris LPM Unimed Mukti Hamjah Harahap, M.Si, Kepala Nagori Sahkuda Bayu Suyatno, dan ketua program Dr. Diky Setya Diningrat, M.Si. dan Bagoes Maulana, M.Kom.

Ketua program Dr. Diky Setya Diningrat, M.Si. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa program ini sudah berjalan sekitar 2 bulanan diawali dengan maping area, koordinasi dengan pemerintahan nagori, pemberian pelatihan tentang digitalisasi UKM dan hingga hari ini merupakan puncak acara untuk memberikan bantuan alat Teknologi Tepat Guna berupa Laptop dan Modem Mifi untuk UMKM Produk Perikanan dan UMKM Produk Makanan Sehat.

Nagori Sahkuda Bayu merupakan desa yang memiliki potensi cukup besar dalam bidang perikanan air tawar dan produk makanan sehat tempe dan tahu. Sebagaimana Simalungun diketahui memiliki daerah pemasaran yang strategis untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dimana dengan adanya program jalan lingkar danau toba dan danau toba sebagai monaconya Asia serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Seimangke yang juga berada di Kabupaten Simalungun yang merupakan sebuah peluang besar untuk UMKM dalam memasarkan serta mengenalkan produk.

Dan ini tak lepas juga peran pemerintahan kabupaten Simalungun yang seharusnya memberikan stimulan untuk usaha rakyat sehingga pembangunan dapat berjalan secara merata tidak hanya terpusat pada ibukota Kabupaten saja. “Saat ini Unimed serius untuk meningkatkan perekonomian rakyat, maka sangat diperlukan sinergitas dari kepala daerah juga untuk membangun daerah pinggir kabupaten Simalungun, sehingga nadi perekonomian dapat bergerak maksimal pada setiap nagori. Dengan adanya pendampingan ini, kita berharap manajemen usaha akan semakin baik dan para pengusaha melek teknologi informasi sebagai media untuk promosi”, tambah Ketua Program Bagoes Maulana, M.Kom. yang juga putra daerah Simalungun tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Mukti Hamjah Harahap, M.Si selaku Sekretaris LPM Unimed bahwa LPM Unimed serius untuk membina UMKM yang ada di Sumatera utara dan dalam tahun ini saja ada ratusan UMKM dan kelompok usaha masyarakat yang dibina dari awal sampai pemenuhan Teknologi tepat gunanya. “LPM berharap apa yang kita berikan mampu membantu usaha kecil hingga mampu bersaing pelaku usaha yang lebih mapan dengan stimulan yang telah diberikan. Bila diibaratkan UMKM disini seperti mendorong mobil yang siap untuk melaju, maka saya punya keyakinan usaha rakyat akan punya prospect yang baiknya, apalagi bila pemkab juga secara simultan mendukung baik proses administrasi izin usaha, halal, dan izin kesehatan dari depkes maka akan membawa dampak yang lebih besar dari usaha rakyat tersebut” ungkap Mukti.

Pangulu Nagori Sahkuda Bayu Suyatno, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan bangga karena Nagori Sahkuda Bayu mendapat Bantuan dan karena ini merupakan yang pertama kalinya Unimed hadir di Nagori Sahkuda Bayu. “Saya harapkan di masa depan kita dapat bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan dalam bentuk MoU untuk menjadi desa binaan serta program yang selama ini dijalankan dapat terus dilanjutkan pada program-program yang lain khususnya yang mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan sumber daya manusia dan mampu mengelola sumberdaya yang ada secara optimal”, ungkap Suyatno.

Berita terkait

Beri komentar